MASIGNASUKAv102
6510051498749449419

Pesanku Untuk Kartini Kartini Muda

Pesanku Untuk Kartini Kartini Muda
Kamis, 21 April 2022

Sosok ini adalah sosok yang menginspirasi wanita Tanah Air untuk mau memperjuangkan hak dan posisinya menjadi setara dengan pria.

RA Kartini memperjuangkan agar perempuan terus diberikan kesempatan yang sama, peluang, dan pandangan yang sama dengan laki-laki dalam hal meraih cita-cita, belajar, memperkaya diri, dan berbagai hal lainnya.

Perjuangan RA Kartini tentunya tidak berhenti hingga sekarang, perempuan masih tetap butuh untuk terus memperjuangkan diri mereka sendiri, berdiri di kaki sendiri, dan tidak bergantung pada orang lain.

Berikut ini adalah pesan dari RA. Kartini bagi Kartini-kartini muda zaman now, yang dikutip dari buku Habis Gelap Terbitlah Terang.


Teruslah bermimpi, teruslah bermimpi. Bermimpilah selama engkau dapat bermimpi. Bila tiada bermimpi, apakah jadinya hidup? Kehidupan yang sebenarnya kejam!”

“Banyak hal yang bisa menjatuhkanmu, tapi satu-satunya hal yang benar-benar dapat menjatuhkanmu adalah sikapmu sendiri”.

“Tahukah engkau semboyanku? ‘Aku mau!’ Dua kata yang ringkas itu sudah beberapa kali mendukung dan membawa aku melintasi gunung keberatan dan kesusahan. Kata ‘aku tidak dapat’ melenyapkan rasa berani. Kalimat ‘aku mau’ membuat kita mudah mendaki puncak gunung”.

“Jangan pernah menyerah selama kamu masih ingin mencoba. Jangan biarkan penyesalan datang karena kamu selangkah lagi untuk menang!”

“Terkadang, kesulitan harus kamu rasakan terlebih dahulu sebelum kebahagiaan yang sempurna datang padamu”.

“Ada bunga mati, maka banyaklah buah yang tumbuh, demikianlah pula dalam hidup manusia, bukan? Karena ada angan-angan muda mati, kadang-kadang timbullah angan-angan lain yang lebih sempurna”.

“Adakah yang lebih hina daripada bergantung kepada orang lain?”

“Selalu yakin jika Habis gelap terbitlah terang”.

“Jangan kamu katakan kamu tidak dapat, tapi katakan ‘saya mau’!”

“Gadis yang pikirannya sudah dicerdaskan, pemandangannya sudah diperluas, tidak akan sanggup lagi hidup di dalam dunia nenek moyangnya!”

“Seorang perempuan yang mengorbankan diri untuk orang lain, dengan segala rasa cinta yang ada di dalam hatinya, dengan segala bakti yang dapat diamalkannya, itulah perempuan yang patut disebut sebagai Ibu dalam arti sebenarnya”.

“Tak peduli seberapa keras kamu mencoba, kamu tak akan pernah bisa menyangkal apa yang kamu rasa. Jika kamu memang berharga di mata seseorang, tak ada alasan baginya untuk mencari seorang yang lebih baik darimu”.

“Saat membicarakan orang lain, boleh saya menambahkan bumbu, tapi pastikan bumbu yang baik”.

“Ibu adalah pusat kehidupan rumah tangga. Kepada mereka dibebankan tugas besar untuk mendidik anak-anaknya, pendidikan akan membentuk budi pekertinya”.

“Tidak ada sesuatu yang lebih menyenangkan, selain menimbulkan senyum di wajah orang lain terutama wajah orang yang kita cintai”.

“Saat suatu hubungan berakhir, bukan berarti mereka berhenti saling mencintai. Mereka hanya berhenti saling menyakiti”.

“Sampai kapanpun kemajuan perempuan itu ternyata menjadi faktor penting dalam peradaban bangsa”.

Buatlah hidupmu menjadi berwarna dan buatlah ceritamu seperti R.A Kartini. Selamat Hari Kartini. 

Sumber : Habis Gelap Terbitlah Terang
ISBN 13 :  9782855395074

Penulis : Tim Media Online
Surabaya, 21 April 2022

MIN 2 Kota Surabaya